Minggu, 08 Juli 2012

0 Makalah Subordinasi dan Kepemimpinan Perempuan Atas Laki-laki: Kajian Komunikasi Lintas Budaya

Sinopsis Makalah Subordinasi dan Kepemimpinan Perempuan Atas Laki-laki: Kajian Komunikasi Lintas Budaya

Subordinasi dan Kepemimpinan Perempuan Atas Laki-laki: Kajian Komunikasi Lintas Budaya

A. Pendahuluan.
Dalam merubah konsep dan prilaku masyarakat, telah sering dibuktikan oleh para ilmuan bahwa media komunikasi massa mempunyai peran yang sangat penting. Komunikasi satu arah yang merupakan corak khusus bagi komunikasi melalui media massa telah menyediakan keistemewaan tersendiri bagi media massa dalam merubah konsep dan prilaku masyarakat dalam banyak hal.
Pada masa klasik, fenomena subordinasi perempuan adalah hal yang banyak ditemukan di setiap peradaban. Wanita tidak mendapat peran penting dalam masyarakat kecuali alam fungsi utamanya sebagai pemuas laki-laki dan pemberi keturunan. Tampaknya, inilah peran utama wanita pada masa klasik. Peradaban seperti ini terlihat dalam perbudakan, perseliran, poligami dan sebagainya.
Pada masa selanjutnya, seiring dengan munculnya kebebasan berfikir, wanita berusaha untuk mendapatkan peran yang lebih banyak di kalangan sosial. Terlepas dari manakah pertamakali issu ini menjalar, fenomena kepemimpinan perempuan atas laki-laki banyak diperjuangkan pada saat ini.
Lagi-lagi, media massa sebagai media komunikasi massa menjadi sarana penting dalam menyebar-luaskan issu ini. Kemasan media massa yang bisa berupa informasi aktual maupun opini telah berhasil merubah konsep dan prilaku masyarakat dalam hal ini.
Makalah ini akan mencoba mengupas masalah kepemimpinan wanita yang akan banyak bersentuhan dengan subordinasi perempuan ditinjau dari kajian komunikasi lintas budaya. Kajian ini akan diawali dengan fenonema subordinasi peran perempuan melalui pendekatan sejarah, yang kemudian dilanjutkan dengan perubahan sikap masyarakat terhadapnya. Pada akhir kajian kemudian akan diuraikan bagaimana perubahan itu tidak akan terlepas dari komunikasi lintasbudaya.

B. Subordinasi Perempuan; Fenomena Kultural
Ada beberapa kultur yang tampaknya merupakan aksi subordinasi terhadap perempuan. Aksi ini sudah sangat mewabah dan kental sekali di kalangan manusia sebelum datangnya agama Islam,-dan pada sebagian kultur terus berlanjut setelah datangnya Islam-, seperti perbudakan perempuan, perseliran, poligami  yang dikenal luas pada masyarkat klasik, di Bizantium, China maupun Arab.

Ingin  makalah ini silahkan klik di SINI
 
Kata Kunci Blog ini = Kumpulan Tesis dan makalah, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri

0 komentar:

Poskan Komentar