Minggu, 08 Juli 2012

0 Makalah EFEK PSIKOLOGIS PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERHADAP KHALAYAK DITINJAU DARI TEORI PELURU AGENDA SETTING DAN USES AND GRATIFICATION

Sinopsis Makalah EFEK PSIKOLOGIS PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERHADAP KHALAYAK DITINJAU DARI TEORI PELURU AGENDA SETTING DAN  USES AND GRATIFICATION

EFEK PSIKOLOGIS PEMBERITAAN MEDIA MASSA TERHADAP KHALAYAK DITINJAU DARI TEORI PELURU AGENDA SETTING DAN  USES AND GRATIFICATION

1. PENDAHULUAN
Sejak peristiwa pada malam tanggal 30 Oktober 1938, di mana ribuan orang Amerika panik karena siaran radio yang menggambarkan serangan makhluk Mars yang mengancam seluruh peradaban manusia. Orang sadar bahwa keperkasaan media massa dalam mempengaruhi khalayaknya begitu  dahsyat. Sementara itu, pada dasawarsa yang sama, jutaan pemilik radio juga  dipukau dan digerakan oleh propagandis agama Father Coughlin. Di Jerman, orang melihat bagaimana sebuah bangsa beradab diseret pada kegilaan massa yang mengerikan. Nazi menggunakan media massa secara maksimal.
Media massa dikontrol dengan ketat oleh Kementrian Propaganda. Menulis atau berbicara yang bertentangan dengan penguasa Nazi dapat membawa orang pada kamp - kamp konsentrasi. Di samping Hitler, Mussolini di Italia juga memanfaatkan media massa untuk kepentingan fasisme. Sebelumnya, di  Rusia, Lenin berhasil merebut kekuasaan, tak kurang dengan menggunakan media massa pula.
Tetapi benarkah media massa begitu perkasa? Menurut Noelle-Neuman, penelitian efek media selama empat puluh tahun mengungkapkan kenyataan bahwa efek media massa tidak perlu diperhatikan, karena efeknya tidak begitu berarti. Ini diperkokoh oleh Psikolog Sosial William McGuire yang menyatakan dampak media massa hasil penukuran dalam hubungannya dengan daya persuasive  tampaknya kecil saja. Sejumlah besar penelitian telah dilaksanakan untuk menguji efektivitas media massa. Hasilnya sangat memalukan bagi pendukung media massa, karena ternyata sedikit sekali adanya bukti perubahan sikap, apalagi perubahan perilaku nyata.
Agaknya mengherankan. Pada satu sisi, kita melihat kejadian-kejadian yang menunjukkan pengaruh media massa. Pada sisi lain, penelitian  sosial menunjukkan tidak ada pengaruh yang cukup berarti.  Perkasakah media massa atau tidak? 

2. TEORI PELURU ( Bullet Theory )
Tahun 1940, paska Perang Dunia I, ketakutan terhadap propaganda telah mendramatisasikan efek media massa. Harold Laswell membuat disertasinya tentang taknik-teknik propaganda pada Perang Dunia I. The Institute for Propaganda Analysis menganalisa teknik-teknik propaganda yang dipergunakan oleh pendeta radio Father Couglin. Pada saat yang sama, behaviorisme dan psikologi insting sedang popular di kalangan ilmuwan. Dalam hubungan dengan media massa,keduanya melahirkan apa yang disebut Melvin DeFleur (1975) sebagai “Instinctive S-R theory”. Menurut teori ini, media menyajikan stimuli perkasa yang secara seragam diperhatikan oleh massa.

Ingin  makalah ini silahkan klik di SINI
 
Kata Kunci Blog ini = Kumpulan Tesis dan makalah, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri

0 komentar:

Poskan Komentar